Monday, June 13, 2011

Mungkin. Saya Tidak Tahu

Hari Minggu yang barusan lewat sedikit menjemukan. Selain kondisi tubuh kurang fit, suasana juga kurang enak.
Untungnya ada media Twitter yang cukup menghibur. Lempar tangkap balas-balasan twit pun terjadi cukup frequent. Selebihnya, saya habiskan juga untuk melahap komik-komik yang sudah saya baca lebih dari 3 kali sebelum dikembalikan ke persewaan. Ya, saya adalah pecinta berat komik! Mulai dari yang 1 series only macam serial cantik, serial seperti Flash of Wind, Topeng Kaca, detektif macam Conan, Kindaichi, Host Detective Agency, komedi macam Kariage-Kun, Kobo-Chan, sampai yang cukup berat seperti Death Notice, Homonculus, etc.

Mata kembali memantau perkembangan TL di Twitter. Percakapan seru beberapa jam yang lalu menjelang tengah malam memang cukup seru. 
Sebuah umpan manis dari rekan @ardinasetiorini ditangkap dengan baik oleh beberapa rekan yang paham maksudnya yang tersirat itu. Seperti @ilovetiasomuch , @indonesianly , @chris_tuper dan yang lainnya. Termasuk saya.

Beberapa orang yang sudah lepas dari 'kungkungan' dengan losss mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya. Semua kegundahannya, semua caci makinya, semua ketidakpuasannya, dan sebagainya.
Sebagian yang masih harus bertahan 1-2 semester lagi, bersikap lebih hati-hati. Mengusahakan agar jangan terlalu vulgar. Ada pula yang lebih berani lagi memberi hint-hint yang makin mendekati nyata. Maksudnya ya, semakin mendeskripsikan sosok dalam topik tersebut. Ada pula yang bermain sangat aman dengan menuliskan pendapatnya dalam twit terpisah, maksud saya tidak ikut me-reply dan meneruskan percakapan yang sudah terlanjur terjadi. Beberapa malah tidak mau turut campur namun menuliskannya juga dalam twitnya kalau mereka tidak mau turut campur. Yang ini cukup lucu menurut saya. Tapi ya sudahlah, apa hak saya? Wong bukan saya yang kasih mereka makan!
Ada pula yang menegur agar tidak usah diteruskan lagi karena tidak dewasa. 

Di sini saya diam. Bukan karena ditegur, melainkan jengah dengan kata-kata tidak dewasa itu. Sampai sejauh apa tindakan seseorang dikategorikan kekanak-kanakan atau pun dewasa? Apakah pengungkapan nama buruk secara tersirat itu bentuk ketidakdewasaan?
Apakah pengungkapan kekesalan yang ternyata dirasakan juga oleh banyak orang itu merupakan bentuk ketidakdewasaan?
Kalau iya, disebut apa dong orang yang sudah tahu tapi diam saja, tidak mau peduli? Disebut apa orang yang dipercaya untuk dapat memberi bantuan tapi sekenanya sendiri? Disebut apakah orang yang diberi cerita untuk ditindaklanjuti (bicara mengenai jabatan) tapi diam saja karena (mungkin) terganjal jabatan dan kepentingan? Disebut apa orang yang tahu adanya ketimpangan tapi tidak mau peduli karena tahu akan merugikan dirinya kalau-kalau namanya terseret?
Tidak tahu juga saya. Mungkin ada sebutan-sebutan lain. Mungkin bukan tidak dewasa. Mungkin bisa jadi disebut munafik? Anti-sosial? Pengecut?
Saya tidak tahu juga. Mungkin saya perlu menyelami kamus besar bahasa Indonesia untuk paham betul definisi-definisi yang saya paparkan itu untuk mewakili kata apa saja.

Atau mungkin, saya hanya bertindak tidak dewasa dan kekanak-kanakan? Saya tidak tahu.

1 comment:

  1. hmmm susah sih kalo mengkategorikan mana yang dewasa dan kekanak-kanakan. Bagi saya mungkin lebih mudah mengkategorikan orang dewasa sebagai orang yang paham tujuan dari tindakannya dan berani menanggung konsekuensi atas apa yang udah dia buat. Selanjutnya, masalah metode, mungkin tergantung selera juga kali ya? :D

    Anyway, saya tentu sangat paham subjek maupun objek dari 'local trending topic' pada hari tersebut, :p dan saya milih gak terlibat secara frontal. Saya tau, kita dalam posisi orang yang sudah 'melek' fakta sudah sepatutnya enggak egois dan berpangku tangan. Hanya saja, dalam kacamata saya, saya lebih memilih tindakan nyata lain bila ingin terlibat dalam sebuah perubahan. :) Yuk berani buat perubahan positif dan nyata buat orang atau sosok atau apapun itu yang pernah meninggalkan jejak di perjalanan kita. :)

    ReplyDelete

thank's for the comments....
always keep in touch.. okay!!